als ob
als ob
Ringkasan Singkat
Konsep filosofis Jerman yang berarti 'seolah-olah', menekankan pentingnya bertindak berdasarkan asumsi fungsional demi keuntungan psikologis.
Als ob adalah frasa bahasa Jerman yang diterjemahkan sebagai "seolah-olah". Konsep ini sangat erat kaitannya dengan pemikiran filsuf Jerman Hans Vaihinger (1852–1933). Vaihinger mengusulkan bahwa manusia seringkali hidup berdasarkan "fiksi" tertentu—seperti konsep kehendak bebas, keabadian, atau moralitas objektif—yang secara empiris mungkin sulit dibuktikan tetapi harus dijalani seolah-olah benar karena memberikan keuntungan biologis dan psikologis dalam menjaga keteraturan sosial serta kesehatan mental. Pemikiran Vaihinger ini memberikan pengaruh besar pada Alfred Adler dalam pengembangan psikologi individual, terutama mengenai tujuan fiktif (fictional finalism) yang mengarahkan perilaku manusia.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Vaihinger, H. (1911). Die Philosophie des Als Ob.
- Ansbacher, H. L., & Ansbacher, R. R. (1956). The Individual Psychology of Alfred Adler.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.